Open Air Iftar: Buka Bersama Sekota

Di bulan puasa seperti ini, biasanya ada acara tahunan: buka puasa bersama se-Darmstadt. Iya, lingkupnya sekota, yang artinya acara ini bakal ramai. Selain dihadiri orang-orang yang mau berbuka puasa, warga sekitar juga turut meramaikan acara ini. Tak lupa juga para perwakilan pejabat dari “pemkot” dan “pemkab” Darmstadt serta pemuka agama lain biasanya juga turut hadir dan memberi sambutan.

Acara ini diselenggarakan di lapangan terbuka di depan Staatstheater, teater di pusat kota, untuk yang kedua kalinya. Tidak salah kalau acaranya dinamakan Open Air Iftar. Hanya saja, perlu dipikirkan bagaimana kelanjutan acaranya kalau hujan turun. Dan benar saja, sore itu (acaranya kemarin sore) hujan. Memang beberapa hari ini kondisinya hujan, yang sebenarnya cukup menguntungkan buat yang berpuasa 18 jam lebih🙂

Sesaat menjelang hujan berhenti. Ada Regenbogen

Untungnya, ketika azan Maghrib berkumandang di pusat kota, hujan berhenti sehingga acara dapat dilanjutkan. Dan yang datangpun bertambah …

Beberapa Istilah dalam Termodinamika [Part II]

Lanjutan dari Part I. Kali ini, akan dibahas mengenai beberapa besaran penting dalam termodinamika [1].

Energi dalam/internal U. Sesuai dengan namanya, maksudnya adalah energi yang terkandung dalam sebah sistem. Tidak termasuk energi potensial yang diakibatkan oleh gaya-gaya di luar sistem (seperti gravitasi atau listrik). Perubahan energi dalam ini sama dengan jumlah kalor yang diserap sistem (ΔQ = TΔS, T: temperatur, S: entropi) ditambah dengan usaha mekanis yang dikenakan ke sistem (ΔW=-PΔV, misalnya untuk sistem dengan tekanan tetap P, volume V berubah). Jadi:

\Delta U =  \Delta Q + \Delta W

Enthalpy H. Apa itu? Secara matematis dapat ditulis:

H = U + PV

Arti fisiknya adalah kemampuan sistem untuk mengeluarkan kalor dan melakukan usaha non mekanis.

Helmholtz free energy F. Bukan energi gratis ya:mrgreen: Energi bebas Helmholtz adalah kemampuan sistem untuk melakukan usaha mekanis. Secara matematis:

F = U - TS

Gibbs free energy G, yaitu kemampuan sistem untuk melakukan usaha non mekanis yang secara matematis dapat ditulis:

G = U - TS + PV

Berhubung entropi S selalu maksimum dalam kondisi keseimbangan (hukum termodinamika kedua), G akan selalu minimum dalam kondisi keseimbangan (lihat unsur –TS pada persamaan di atas).

Menariknya, konsep-konsep termodinamika ini tidak hanya dapat diterapkan di mesin-mesin yang berhubungan dengan mekanika dan kalor saja, seperti mobil atau lemari es. Bahkan, layar Liquid Crystal Display (LCD) yang Anda gunakan untuk membaca tulisan ini juga menerapkan konsep termodinamika [2]. Quiz: ada yang tahu apa hubungannya? Terlebih dengan dunia telekomunikasi-microwave?

Please, jangan bayangkan microwave itu hanya sebatas alat ini loh ya!:mrgreen: (source: wikipedia)

Referensi:

[1]. https://en.wikipedia.org/wiki/Thermodynamic_potential
[2]. D.-K. Yang and S.-T. Wu, Fundamentals of liquid crystal devices, John Wiley & Sons, Ltd., 2006.

Indonesischer Abend Darmstadt 2016

Dua hari yang lalu, organisasi masyarakat Indonesia di Darmstadt, IKID e.V. (Indonesisches Kultur- und Informationszentrum Darmstadt) dan juga organisasi pelajar Indonesia setempat, PPI Frada, mengadakan acara Indonesischer Abend. Berbagai kesenian dan makanan khas Indonesia disajikan di sini, tujuannya untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke masyarakat Jerman dan internasional di Darmstadt.

Fashion show

Fashion show baju daerah, salah satu acaranya

Wah, ternyata yang hadir banyak juga. Sayapun tidak dapat tempat duduk di dalam. Namun, acara masih terlihat dari pintu.

Tapak Suci

Ada pertunjukkan silatnya juga …

Para penonton nampaknya antusias menyaksikan penampilan. Bahkan, beberapa performer bukan warga Indonesia lho! Selain pertunjukkan kesenian, makanan yang disajikan juga laris manis. Untungnya masih ada beberapa saat saya membeli makanan. Hehe …

Kamus:

der Abend, -e : Malam/petang

Tentang Rotasi Koordinat

Misalkan ada persamaan:

\mathbf{A'} = B'\mathbf{C'}

di mana A’ dan C’ adalah vektor kolom dan B’ adalah matriks atau bahasa kerennya tensor 2 dimensi. Namun sayangnya, sistem koordinat yang dipakai bukanlah koordinat kartesian xyz pada umumnya, melainkan x’y’z’, misalnya seperti pada gambar di bawah ini.

Sistem Koordinat

Sistem koordinat xyz dan x’y’z

Terlihat bahwa sistem koordinat x’y’z’ merupakan sistem xyz “biasa”, namun diputar dengan sudut Φ dan θ. Dapatkah kita mengubah persamaan tersebut dalam koordinat xyz? Kalau vektor A’ dan C’ nampaknya dapat diubah dengan mengalikan vektor tersebut dengan matriks rotasi, namun bagaimana dengan B’? Baca lebih lanjut

Wo?

wp-drmnwp-kmn

Ke mana? Dari mana? Sama siapa? Makan apa? Acara apa?

Tapi pertanyaannya adalah, di kota manakah saya mengambil gambar ini? Gambar ini diambil di kolong jembatan dekat sebuah stasiun utama (Hbf) di Jerman. Tumben-tumbennya ada bahasa Indonesia:mrgreen: