Elemen Sistem Komunikasi

Dalam sistem komunikasi, kita ingin memindahkan informasi dari pengirim ke penerima. Untuk tujuan itu, setidaknya diperlukan 3 buah elemen :

elemen sistem komunikasi

Pemancar / Transmiter / TX

Transmiter bertugas untuk memproses informasi yang akan kita kirim ke saluran transmisi. Banyak proses yang terjadi di transmiter, antara lain modulasi, penguatan, coding, enkripsi, dan sebagainya. Namun, proses yang paling penting adalah modulasi dan penguatan. Modulasi merupakan proses mengubah suatu bentuk sinyal ke bentuk sinyal lain. Dengan kata lain, kita menumpangkan sinyal informasi pada sinyal lain, yang disebut sinyal carrier atau pembawa. Modulasi dilakukan untuk mengefektifkan transmisi sinyal. Maksudnya? Begini, misalkan kita ingin mengirim sinyal informasi dari Bandung ke Garut secara wireless. Biasanya, sinyal informasi yang dikirimkan memiliki frekuensi rendah, sehingga memiliki panjang gelombang yang sangat panjang (ingat c = λ f). Berhubung komunikasi wireless menggunakan antena, dan panjang antena itu sebanding dengan panjang gelombang, barangkali antenanya sendiri sudah sampai ke Garut😀 Selain itu, modulasi juga dapat mengurangi noise dan interferensi.

Dalam saluran transmisi, biasanya terjadi loss pada sinyal. Jika loss pada sinyal melebihi ambang batas bawah pada penerima, maka penerima tidak akan mendapatkan informasi. Oleh karena itu, sinyal perlu dikuatkan terlebih dahulu.

Saluran transmisi

Saluran atau kanal transmisi menghubungkan transmiter dengan penerima. Saluran transmisi dapat berupa guided media seperti kabel tembaga, serat optik, dan sebagainya, atau dapat juga berupa unguided media, seperti gelombang radio, dkk. Ketika sinyal melewati saluran transmisi, sinyal dapat mengalami perubahan yang tidak diinginkan, seperti noise, distorsi, redaman, dan interferensi.

Penerima / Receiver / RX

Setelah melewati saluran transmisi, pada akhirnya sinyal akan sampai ke suatu penerima atau receiver. Berhubung di transmiter dilakukan proses modulasi, maka diperlukan proses yang berkebalikan agar didapatkan informasi semula. Proses ini disebut demodulasi. Selain itu, sinyal juga perlu dikuatkan karena sinyal yang diterima receiver biasanya sangat kecil, dapat mencapai -80 dBm (sekitar 10-11 watt). Kecil sekali bukan? Oleh karena itu, penguatan perlu dilakukan di receiver.

4 responses to “Elemen Sistem Komunikasi

  1. Ping balik: Sel dalam Sistem Komunikasi Selular | Cornelius

  2. Ping balik: Wisnu Adi Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s