Sel dalam Sistem Komunikasi Selular

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, suatu daerah geografis dibagi menjadi area-area kecil yang disebut dengan sel. Oleh karena itu, sistem komunikasi ini disebut sistem komunikasi seluler.

Pada awalnya, sebuah base station melayani daerah sel yang cukup luas. Luasnya daerah cakupan ini dipengaruhi oleh tinggi menara, sifat antena yang dipergunakan, dan batas daya yang dapat diterima oleh MS. Meskipun desainnya sederhanya dan biaya awal murah, sistem konvensional ini memiliki berbagai kelemahan, seperti :

  1. Kapasitas kanal kecil
  2. Interferensi adjacent channel
  3. Daya pancar tidak efisien (boros)
  4. Mobile station (MS) yang pindah sel harus memulai panggilan baru (reinitiating call)

Untuk mengatasi berbagai kelemahan ini, sistem seluler menggunakan base station dengan ketinggian yang rendah, daya pancar yang lebih rendah, dan jangkauan terbatas. Dengan kata lain, sel yang tadinya berukuran cukup besar menjadi lebih kecil. Pada sistem ini, digunakan juga konsep pengulangan frekuensi (frequency reuse).

Jika pada base station digunakan antena omnidireksional, yaitu antena yang memancar ke segala arah, maka bentuk sel yang paling cocok adalah lingkaran. Meskipun demikian, sel-sel yang digunakan dalam sistem komunikasi seluler pada umumnya berbentuk segienam (heksagonal). Jika sel menggunakan bentuk geometri lingkaran, sel yang satu dengan yang lain tidak berkesinambungan dengan sempurna. Hal ini terjadi karena adanya gap antar sel, seperti yang dapat dilihat pada gambar berikut.

Dengan penggunaan sel heksagonal, seluruh area georgrafis dapat tercakup dan penggambarannya akan lebih bersih.

Referensi : slide kuliah Pak Adit, kendaripos.co.id

3 responses to “Sel dalam Sistem Komunikasi Selular

  1. tapi saya agak kurang paham yang tentang reinitiating call dikategorikan sebagai masalah,bukankah hal normal ya kalo reinitiating tiap pindah cell (mau cell gede/kecil) ??
    mohon pencerahanny🙂

  2. Ping balik: Sel dalam Sistem Komunikasi Selular | Cornelius

  3. Ping balik: Wisnu Adi Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s