Qusetion & Answer [Part 2]

Lanjutan dari posting sebelumnya. Ada lagi pertanyaan yang seperti ini:

Bisa nggak kalo Indonesia cuma dilayani oleh 3 antena saja?

Hmm,, saya coba jawab.

  1. Kalo antena cukup 3 saja, nanti engineer antena nggak ada kerjaan.😆
  2. Masing-masing antena mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Antena buat radio tentu beda dengan antena HP misalnya. Kalau antenanya hanya ada 3 buah, layanan yang bisa diterapkan tentunya menjadi terbatas. Mungkin kalau pertanyaannya dilanjutkan: “Memangnya nggak bisa ya kalau satu antena tapi fungsinya bisa bermacam-macam?” Agak susah kalau yang begini, karena sistem komunikasi yang berbeda biasanya pakai frekuensi yang berbeda-beda juga. Seperti radio FM biasanya pakai sekitar 100an MHz, kalau untuk HP, misalnya GSM, pakai 900 MHz atau 1800 MHz. Apa hubungannya dengan antena? Antena sendiri memiliki keterbatasan frekuensi, antena hanya dapat memancarkan atau menerima frekuensi tertentu saja. Jadi, antena harus didesain sesuai keperluan dan keperluan yang berbeda akan menghasilkan desain antena yang berbeda juga.
  3. Kalau begitu, pertanyaannya menjadi “bagaimana jika satu layanan telekomunikasi di Indonesia cukup dilayani oleh 3 antena saja?”. Mungkin seperti layanan GSM cukup pakai 3 antena saja, di bagian barat 1 buah, di bagian tengah 1 buah, dan di bagian timur satu buah. Perlu diingat bahwa penyelenggara layanan telekomunikasi aka operator  di Indonesia kan ada banyak. Pastinya mereka harus punya infrastruktur masing-masing dong. Ya sudah, kalau begitu satu operator cukup pakai 3 antena saja, kan lebih hemat. Kok tiba-tiba jadi teringat iklannya operator xyz ya,, *nama operatornya dirahasiakan agar tidak disangka promosi😆 *. Masalahnya nggak sesederhana itu. Kalau daerah yang luas hanya dilayani oleh 3 antena, berarti 1 antena melayani daerah yang cukup luas atau dengan kata lain jangkauannya harus besar. Dahulu memang sistem seluler seperti ini, namun ternyata banyak kelemahannya. Perasaan dulu pernah posting tentang hal ini, lihat di sini. Nah, jadi, 1 antena sebaiknya  digunakan untuk melayani daerah yang lebih sempit. Dengan kata lain, layanan telekomunikasi nirkawat di negara seluas Indonesia memang seharusnya dilayani oleh banyak antena.

Barangkali ada yang mau menambahkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s