Kata Pak Ustadz …

Penceramah 1: Baru malam kedua bulan Ramadhan, sudah sampai keluar-luar (maksudnya mesjidnya sampai penuh). Apalagi nanti di akhir, bisa sampai ke rumah-rumah …

Pendengarnya pun senyum-senyum. Jangan-jangan maksudnya ….

Penceramah 2: *lupa persisnya seperti apa, tapi kira-kira begini* … Senyum kalo ada kotak amal lewat. Kan senyum itu sedekah, berarti kita sudah sedekah …😀

Langsung deh pada ketawa. Nggak kepikiran sampai ke sini…

Penceramah 3: Puasa nggak?
Dijawab : Puasaaaaa…….
Penceramah 3: Hebat amet,, malem-malem masih puasa..😀

Penceramah 4: Apa yang dilakukan orang-orang kita kalau dapat jabatan (menang pilkada, dkk)? Sujud syukur, abis itu pesta. Itu sudah salah. Ibaratnya, masak kalau kita dititipi uang sama orang malah sujud syukur? ….. Kita harus seperti tukang parkir. Ada mobil mewah, mobil butut, dijaga semuanya. Dia ikhlas ketika pemiliknya mengambilnya kembali.

Kebayang nggak, kalau kita mau ngambil mobil kita, terus tidak diperbolehkan tukang parkir …

One response to “Kata Pak Ustadz …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s