3 Sifat Elektromagnetik Material

Seperti yang kita tahu, yang namanya material memiliki sifat-sifat tertentu. Ada yang kasar, ada yang halus, ada yang keras, ada yang lembut, ada yang murah, ada yang mahal, dll. Banyak lah pokoknya, tapi bagi medan elektromagnetik, dia hanya melihat 3 sifat saja. Apa sajakah itu?

1. Konduktivitas (simbol: σ “sigma”)

Masih ingat pelajaran SD, ada benda yang disebut sebagai konduktor. Yang namanya konduktor berarti benda tersebut mudah menghantarkan arus listrik, misalkan logam seperti tembaga dkk. Nah, konduktivitas ini menyatakan seberapa mudahnya suatu material dapat menghantarkan arus listrik. Semakin banyak elektron bebas di dalam suatu konduktor, konduktivitasnya semakin tinggi. Selain itu, sifat ini juga menggambarkan interaksi antara medan listrik dan elektron. Kalau elektron terpapar medan listrik, akan timbul gaya, sehingga elektronnya akan bergerak atau mengalir, sehingga terbentuklah arus listrik.

2. Permitivitas (simbol: ε “epsilon”)

Sering dengar istilah ini? Biasanya disebut juga konstanta dielektrik. Berasal dari istilah “permit” yang artinya mengizinkan atau membolehkan. Loh,, apa ya yang diizinkan? Jawabannya adalah medan listrik. Atau dengan kata lain, mudah dipengaruhi oleh medan listrik. Bagaimana caranya medan listrik mempengaruhi material?

Pada material dielektrik, muatan negatif terikat bersama dengan muatan positifnya. Seperti yang terlihat di gambar, kalau tidak ada medan listrik,  posisi muatan positif – negatif tidak teratur. Ketika ada medan listrik, posisi muatan positif dan negatif akan teratur.

Seberapa mudahnya material untuk terpolarisasi seperti inilah yang kita sebut sebagai permitivitas dan ini juga terkait kepada kemampuan penyimpanan energi.

3. Permeabilitas (sumbol: μ “myu”)

Mirip dengan permitivitas, permeabilitas berarti kemampuan untuk ditembus. Hanya saja, yang “menembus” di sini adalah medan magnet. Dengan kata lain, permeabilitas ini menyatakan apakah suatu material mudah dipengaruhi oleh medan magnet atau tidak.

Seperti yang kita tahu, dalam suatu atom, elektron mengelilingi inti atom. Ada elektron yang bergerak, berarti ada arus (ingat definisi arus listrik?). Dari persamaan Maxwell, kita tahu bahwa arus akan menghasilkan medan magnet. Pada umumnya, arus ini bergerak secara acak sehingga material tidak bersifat sebagai magnet. Kalau ada medan magnet dari luar, maka arus-arus ini arahnya akan teratur sehingga material tersebut dapat menjadi magnet. Nah, seberapa mudah suatu material menjadi magnet? Sifat inilah yang diukur oleh besaran permeabilitas.

Referensi: wikipedia, buku Iskander.

2 responses to “3 Sifat Elektromagnetik Material

  1. Mohon tanya apakah ada material atau bahan yang tidak dapat ditembus oleh medan magnet ? kasusnya adalah pada saat kita ingin melakukan transportasi magnet agar lebih mudah (ringkas) dibawanya krn tidak memerlukan tempat yg besar ? Terima kasih atas bantuannya. alamat email sy adyasam@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s