Yang Tersisa dari Perang

Ada sebuah tempat yang cukup menarik di negara bagian Hessen, Jerman, yaitu Wasserkuppe (Wasser: air; Kuppe: bukit). Kebetulan beberapa hari yang lalu saya sempat ke sana dalam rangka seminar. Daerah ini terletak di pegunungan, udaranya cukup sejuk dengan latar belakang pedesaan. Ada beberapa foto pemandangan yang sempat saya ambil.

Padang rumput di mana-mana, tidak heran banyak juga yang ternak sapi.

 

Di bukit ini, ada objek yang cukup menarik untuk dilihat. Sesuai dengan judul tulisan ini, objek ini merupakan salah satu bangunan peninggalan Perang Dingin. Ada yang menemukan di mana letaknya dalam gambar?:mrgreen:

Penasaran dengan objek tersebut, dan juga karena butuh udara segar, kami mencoba untuk mendaki bukit kecil tersebut. Setelah melewati padang rumput dan hutan pinus, menapak tanah yang becek –seperti tanah di daerah pesawahan kalau di Indonesia–, akhirnya kami sampai di puncak. Lagi-lagi ada pemandangan yang bagus.

Angin kencang berhembus di puncak bukit. Banyak yang memanfaatkannya untuk parasutan.

Tempat inipun memiliki hubungan sejarah dengan dunia penerbangan. Ada tugu peringatan untuk pilot-pilot yang gugur dalam perang.

Ini dia objek yang paling menarik. Kalau Anda belum menemukannya di gambar ke-4, silakan lihat di sini:

Apa itu? Tenju saja bukan monumen bola golf. Dari cerita rekan-rekan seper-hiking-an, ini adalah perangkat radar yang dipasang oleh Jerman Barat untuk memata-matai Jerman Timur dan teman-temannya. Wasserkuppe dipilih karena daerah ini dahulu terletak di dekat perbatasan Jerman Barat dan Jerman Timur. Bangunan ini sendiri diletakkan di puncak bukit (Coba lihat lagi gambar ke-4, di bukit yang di tengah-tengah). Yang bentuknya mirip bola golf raksasa itu disebut radom (bahasa Jermannya: Rädöm). Radom (Radar Dome) berfungsi untuk melindungi antena radar dari gangguan cuaca. Meskipun menutupi antena, radom dirancang sedemikian rupa sehingga dapat melewatkan gelombang EM yang dipancarkan oleh antena. Sisa-sisa perang dingin ini sudah tidak dimanfaatkan lagi dan akhirnya menjadi objek yang menarik untuk dikunjungi.

3 responses to “Yang Tersisa dari Perang

  1. Menarik.. Setelah saya kembali ke Gambar ke-4, ternyata jarak antara titik gambar tersebut diambil dengan radom jauh sekali ya.. Radomnya benar2 terlihat sangat kecil.. Berapa lama untuk sampai ke puncak bukit itu ?😀

  2. Ping balik: Agar tidak sesat di jalan … | Kumpulan Tulisan Seseorang yang Biasa-Biasa Saja ...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s