Winter Kemarin dan Sekarang

Ada bedanya? Jawabannya: ada!

Yang namanya winter itu identik dengan turunnya salju. Tahun lalu bahkan sempat turun saju bulan Oktober/November malah. Kalau tahun ini memang sempat turun salju, tetapi hanya sehari dan itupun tidak berlangsung lama. Bahkan, menurut prediksi yang dikeluarkan oleh wetter.de, temperatur di kota saya sampai dengan awal tahun ini digambarkan dalam grafik berikut.

Contoh grafik Temperatur (T) di Jerman sebagai fungsi waktu (t) (Sumber: wetter.de)

Dapat dilihat bahwa rata-rata temperatur T dalam selang waktu pengamatan P (19 Des – 3 Jan):

\frac{1}{P} \int_{0}^{P}T(t)dt > 0

dan juga:

max\left \{ T(t) \right \}>10^{0}C

Suhu ini “cukup panas” untuk musim winteršŸ˜€

Hmm,, mungkin saljunya pindah ke Timur Tengah ya, seperti yang di berita-berita?

Tentu saja ada persamaannya: beberapa transportasi umum tidak beroperasi. Kalau tahun lalu, penyebabnya adalah salju yang terlalu tebal sehingga menutupi rel trem atau membuat jalan menjadi lebih licin. Nah, di winter yang hangat ini, ternyata mereka juga tidak beroperasi. Penyebabnya: mogok kerja, sepertinya ada masalah di perusahaan transportasinya. Jadi mirip dengan di IndonesiašŸ˜€

Jadwal trem yang jadi kosong melompong gara-gara mogokšŸ˜¦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s